Minggu, 12 Oktober 2014

Media Sosial Sebagai Diary



Saya akan mengulas tentang media sosial sebagai wadah diary, pertama-tama saya akan membahas tentang apa itu media sosial? Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, tentu saja Social Media itu adalah Media Sosial – sebuah tempat untuk melakukan aktifitas bersosialisasi – berbaur dan bergabung dengan orang lain. Kata Social Media menjadi populer ketika Facebook dan Twitter mulai dikenal oleh kalangan pengguna Internet, hal ini yang kemudian membuat Social Media dan Internet menjadi tidak terpisahkan. Tidak heran, jika mendengar kata Social Media maka pikiran orang orang tentu akan langsung tertuju pada Internet – Facebook, Twitter, Blogging dan semua fasilitas fasilitas lainnya yang menjembatani hubungan dan interaksi antar manusia.
             Jejaring sosial merupakan situs yang memungkinkan kita dapat berhubungan dengan banyak orang. Suatu wadah untuk menyalurkan uneg-uneg atau sebagian orang menggunakannya sebagai pengganti diary. Kita bebas menulis dan membagikan apa saja di akun jejaring sosial. Tujuan dari penciptaan jejaring sosial itu sendiri untuk memudahkan proses komunikasi, tidak lagi terbatas oleh jarak dan waktu. Berkomunikasi dengan siapa saja, dibelahan bumi mana saja, membahas segala hal mulai dari hal-hal penting seperti berita atau pengetahuan sampai ke hal-hal yang bersifat lebih pribadi.
Mengakses dunia maya tidak lagi terbatas menggunakan komputer, tetapi telah dimudahkan dengan adanya fitur-fitur dalam perangkat handphone. Kemudahan ini akhirnya menimbulkan suatu kecanduan akan dunia maya yang tentu saja menimbulkan beberapa dampak terhadap perilaku orang-orang di sekitar saya.



Berikut adalah contoh-contoh media sosial sebagai media diary :
1)      Facebook.
2)      Twitter
3)      Friendster
4)      Path
5)      Instagram
6)      Ask.fm
Dari semua  media sosial yang saya sebut yang paling terpopuler ada facebok, Wabah Media sosial semakin menjadi jadi ketika Facebook mulai dikenal oleh masyarakat dunia – Facebook seolah menjadi wajib hukumnya bagi seseorang yang berkelana di Internet – tidak memandang umur tua dan muda, profesi pekerjaan dan lain lain – seolah merasa kurang lengkap jika bisa mengakses Internet tapi tidak memiliki account Facebook. Akses Facebook semakin mudah karena didukung dengan perkembangan teknologi dan kemudahan akses Internet – sekarang tidak perlu lagi sebuah personal komputer untuk mengakses Facebook – perkembangan teknologi mobile device yang bernama Handphone seseorang telah bisa bertemu dan berdiskusi dengan orang lain, bertemu dengan teman teman baru dan juga teman teman lama yang telah lama berpisah. Dan berbagi pengalaman atau informasi seputar pendidikan mau pun pekerjaan.
Dampak positif dan negatif media sosial terhadap seseorang :

Dampak positifnya adalah sebagai berikut:

·         Memudahkan kita untuk berinteraksi dengan mudah dengan orang-orang dari seluruh belahan dunia
·         Penyebaran informasi dapat berlangsung secara cepat
·         Biaya lebih murah daripada menggunakan telepon

Sedangkan dampak negatifnya adalah:

·         Interaksi secara tatap muka (face-to-face) cenderung menurun
·         Membuat orang-orang terutama anak muda menjadi kecanduan terhadap internet
·         Informasi yang terlalu berlebihan, sehingga privasi seseorang tidak terjaga

Dampak lain dari penggunaan sosial media adalah terbentuknya suatu kebiasaan baru. Secara tidak langsung kita dituntut untuk meluangkan waktu bahkan menghabiskan banyak waktu untuk menjajal suatu aplikasi media sosial tersebut. Daya tarik dari jejaring sosial sangat besar sehingga kita terlena dan susah berhenti ketika sudah memulai. Jejaring sosial seakan sebuah tuntutan jaman untuk menjadi gaul dan update. Obrolan sehari-haripun berkisar pada kejadian yang ada di jejarig sosial dan dapat dipastikan bahwa orang yang tidak memiliki akun jejaring sosial akan merasa asing dengan topik pembicaraan itu.
                Melihat cara berinteraksi beberapa teman saya belakangan ini lebih cenderung menggunakan komunikasi virtual daripada  komunikasi secara langsung. Hal ini dikarenakan jejaring sosial menciptakan suatu dominasi dunia maya yang mengurangi aktivitas kontak sosial secara langsung dengan lingkungan sekitar. Suatu ketergantungan yang membentuk kebiasaan ke arah perilaku antisosial. Cenderung tidak peduli dengan aktifitas di sekitar kita. Kemampuan untuk kontak secara langsung dan beradaptasi dengan lingkunganpun berkurang. Parahnya mereka tidak sadar bahwa itu merpakan masalah, bahkan mereka menganggap hal tersebut sudah biasa. Lebih ke arah budaya.
                Sangat disayangkan bahwa penemuan yang bermanfaat tidak digunakan secara bijak dan sesuai porsinya. Hanya karena jejaring sosial itu menyenangkan, memudahkan dan banyak manfaatnya, bukan berarti kita harus melupakan kodrat kita sebagai makhluk sosial. Semestinya kita menumbuhkan kesadaran bahwa jejaring sosial itu untuk mendekatkan yang jauh, bukan malah menjauhkan yang dekat.


Kamis, 09 Oktober 2014

Andai Aku Jadi Menteri Koperasi



Andai aku menjadi menteri koperasi”, jika menjadi seorang menteri tentu tidak lah mudah yang kita pikirkan. Harus memiliki kemampuan lebih di bidang yang bersangkutan untuk mengemban tugas guna memajukan koperasi menjadi yang lebih baik. Sebelum berandai-andai lebih jauh, ada baiknya kita mengetahui lebih dahulu apa itu koperasi dan bagaimana keadaan koperasi sekarang ini
.
Koperasi merupakan sebuah organisasi bisnis yang dimiliki dan dijalankan oleh seorang demi kepentingan bersama yang berdasarkan atas asas kekeluargaan. Tujuan utama koperasi adalah membangun dan mengembangkan potensi kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya. Dari pengertian ini dapat terlihat usaha-usaha apa saja yang bisa dilakukan sebagai menteri koperasi.

Namun, tidak dapat dipungkiri, kegiatan yang akan dilakukan seorang menteri koperasi tidak hanya berorientasi kepada tujuan koperasi saja, tetapi harus juga melihat masalah-masalah yang tengah dihadapi perkoperasian di Indonesia sekarang ini. Sehingga visi dan misi yang di buat bisa sesuai dengan kebutuhan yang memang seharusnya di jalankan untuk menjadikan koperasi lebih baik di masa mendatang.

Sebagai seorang menteri tentu bukan hanya janji yang dibutuhkan namun aksi nyata dalam mengemban tugas menjadi seorang menteri itu sendiri lebih dibutuhkan. Tidak perlu janji atau keinginan yang berlebih, cukup sederhana, namun dilakukan dengan sungguh-sungguh dan besar manfaatnya akan menjadi sesuatu yang lebih untuk kemajuan koperasi. Hal pertama yang akan saya lakukan apabila menjadi seorang menteri koperasi adalah mengembalikan citra dan pandangan masyarakat tentang koperasi seperti sebelumnya. Yaitu koperasi yang tidak hanya memperdulikan pendiri atau pemilik dan keuntungan semata, namun lebih kepada mensejahterakan masyarakat luas termasuk para anggotanya. Seperti yang kita ketahui, koperasi sempat memiliki masalah dengan para anggotanya dan kehilangan kepercayaan dari para anggotanya. Mengembalikkan kepercayaan seseorang memang tidak mudah. Namun ini merupakan gerbang untuk memulai rencana-rencana lain yang akan dilakukan. Selanjutnya adalah mengaktifkan kembali koperasi-koperasi yang telah pasif selama ini seperti istilah “hidup enggan mati tak mau”.

       Setelah koperasi aktif kembali, yang kita lakukan selanjutnya adalah melakukan evaluasi terhadap permasalahan-permasalah lain yang membuat koperasi menjadi pasif, seperti misalnya masalah kepengurusan koperasi. Seperti yang kita ketahui, sebagian besar pengurus koperasi yang ada saat ini adalah mereka-mereka yang telah lanjut usianya. Hal ini berpengaruh terhadap kapasitas kerja yang nantinya akan berimbas pada perkembangan dari koperasi. Oleh karena itu, kita harus meregenerasi mereka yang usia lanjut dengan generasi muda yang memiliki intregitas lebih untuk peduli terhadap koperasi dengan memberikan pendidikan, pelatihan dan informasi yang tujuannya adalah agar mereka dapat melaksanakan tugas dengan lebih efektif bagi perkembangan koperasi.

Selain itu masalah lain dalam kepengurusan koperasi adalah tidak sedikit anggota yang memiliki peran ganda atau merangkap jabatan. Selain menjadi pengurus koperasi seseorang tersebut juga merupakan tokoh dalam masyarakat, sehingga membuat pengurus tidak memiliki perhatian penuh terhadap koperasi. Kepada mereka yang memiliki kepengurusan ganda dapat kita siasati dengan memberikan kelonggaran untuk memilih mana yang mereka inginkan untuk dijalani.

        Lalu melakukan pembinaan terhadap koperasi agar menjadi suatu badan usaha yang mandiri. Yang memiliki system manajemen yang apik dan dapat dipercaya oleh pihak-pihak di luar koperasi. Sehingga akses koperasi terhadap lembaga lain terutama lembaga keuangan dapat di jalin untuk kelangsungan hidup koperasi.

        Masalah selanjutnya adalah redupnya mitra koperasi dan partisipasi masyarakat terhadap kegiatan koperasi, ditambah lagi persaingan dalam dunia bisnis yang semakin ketat. Disinilah dibutuhkan sosialisasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan koperasi untuk membangkitkan kemitraan koperasi yang telah redup. Produk-produk koperasi yang inovatif dan beragam memiliki kekuatan daya saing dengan produk-produk luar negeri. Sehingga masyarakat bisa dengan bangga menggunakan produk dalam negeri hasil koperasi. Produk yang di buat tentunya harus memiliki kualitas baik namun harga yang terjangkau seperti kemauan masyarakat Indonesia pada umumnya. Disini dibutuhkan strategi yang baik dalam menekan biaya produksi seminimal mungkin namun produk yang dihasilkan tetap memiliki kualitas yang diminati dan tak kalah untuk bersaing. Sehingga laba yang dihasilkan koperasi pun dapat maksimal guna melancarkan keberlangsungan kegiatan koperasi.

         Dengan kondisi koperasi yang seperti sekarang ini, selayaknya kita harus segera merealisasikan rencana-rencana yang telah disusun secara berkala untuk membuat koperasi lebih baik dari sebelumnya. Dengan menerapkan konsep-konsep baru yang lebih sesuai dengan keadaan perekonomian seperti sekarang ini, serta memanfaatkan tehnologi yang telah berkembang agar kinerja koperasi menjadi lebih baik lagi dan segala bentuk tujuan rencana tersebut dapat segera terealisasikan.

       Penghargaan akan sebuah usaha pun di perlukan, guna memotivasi para anggota koperasi agar tidak hanya semangat diawal pendirian koperasi namun tetap berlanjut sampai terjadi regenerasi pengurus berikutnya dan berikutnya lagi. Dan tidak lupa pula untuk melakukan sosialisasi mengenai koperasi keseluruh masyarakat dari tingkat kumpulan masyarakat yang paling kecil, yaitu keluarga. Dan sosialisasi dapat pula dilakukan dengan berbagai cara dan berbagai media yang sekarang ini sudah tak terbatas jumlahnya. Sosialisasi dapat pula dilakukan dengan menjadikan koperasi sebagai pelajaran tambahan agar mereka-mereka yang masih muda usianya pun telah mengenal apa itu koperasi.

        Harapan saya untuk koperasi adalah supaya koperasi menjadi suatu badan usaha yang tetap menjalankan prinsip yang semestinya dan dapat bersaing dengan badan usaha lain yang bermunculan saat ini. Menjadi koperasi yang memiliki manfaat lebih di kalangan masyarakat pada umumnya dan anggota koperasi khususnya. Dapat menjadi koperasi yang go public, tidak hanya berjalan di tempat, mengalami kemunduran atau bahkan hilang keberadaannya.

Dan apabila semua hal ini telah tercapai semuanya, sudah pasti koperasi-koperasi baru akan bermunculan dan koperasi tidak lagi mengemban istilah “mati enggan hidup tak mau” namun berganti menjadi “mati enggan tetapi tetap hidup”


Wajah Koperasi Indonesia Saat Ini

Wajah koperasi Indonesia saat ini menurut saya sudah tidak terlalu terlihat di permukaan kehidupan masyarakat sehari-hari. Disamping pengertian dari koperasi itu sendiri adalah suatu tempat atau organisasi dimana landasan  kegiatannya adalah mengalokasikan dana dari anggota koperasi dan kembali untuk anggota koperasi pula. Dari pengertian tersebut fungsi koperasi adalah untuk mensejahterakan anggota anggota koperasi atau masyarakat. 
Koperasi mempunyai peran yang dikatakan sangat dominan , namun kedudukan saat ini sudah tergeser dengan berkembangnya tempat  pengalokasiaan dana yang lebih modern. Apa yang membuat koperasi saat ini tidak terlalu nampak dipermukaan masyarakat ? Koperasi banyak didirikan dimana-mana seperti tempat-tempat kantor, sekolah, dan tempat instalansi-instalansi besar lainnya, namun adanya koperasi seperti hanya dijadikan suatu identitas ditempat berdirinyaa koperasi tersebut.  Seperti contoh koperasi di sekolah-sekolah , disetiap sekolah atau badan lembaga pendidikan lainnya tentu saja akan memiliki sebuah koperasi, namun hanya koperasi tersebut tidak dapat menjalankan kegiatan dengan semestinya banyak murid-murid sekolah lebih senang dan mau membeli kebutuhannya ditempat-tempat besar dan modern, yang sebenarnya apabila ditinjau dari harga nya lebih rendah koperasi dibandingkan ditempat perbelanjaan yang besar walaupun  juga barang yang dibeli memiliki kualitas yang sama dengan barang yang dijual oleh koperasi.
Koperasi memang berdiri dimana saja , saat ini koperasi pun sudah menjadi suatu yang harus ada namun, untuk di kota-kota besar adanya koperasi tidak dirasakan benar oleh masyarakat luas dikarenakan sifat koperasi yang bersifat tertutup dan tidak terbuka.Mengapa dikatakan tertutup, seperti contoh apabila koperasi berdiri di sebuah badan instansi besar seperti kantor, sekolah, kegiatan koperasi hanya dirasakan oleh anggota-anggota yang berperan dan orang-orang yang ada didalam lingkungan badan tersebut tidak untuk masyarakat luas, kecuali apabila adanya koperasi yang didirikan untuk memproduksi atau menjual suatu barang (produk)  untuk diperjualkan oleh masyarakat , masyarakat dapat ikut merasakan keuntungan dari kegiatan koperasi tersebut. Keuntungan yang diperoleh masyarakat pun hanya mendapatkan harga yang lebih murah dan bunga yang lebih rendah dibandingkan di tempat-tempat perbelanjaan besar, namun hasil yang diperoleh oleh koperasi juga hanya akan dapat dirasakan oleh anggotanya saja, sehingga masyarakat apabila ingin merasakan keuntungan koperasi harus mendaftarkan dirinya untuk menjadi anggota. Berbeda hal nya dengan koperasi yang berada di kota-kota kecil atau pedesaan, meskipun di desa atau kota-kota kecil pun sistem koperasi tertutup yang ada dikota besar juga dijalankan, namun secara garis besar koperasi yang didirikan disana lebih bisa dirasakan oleh masyarakat luas bahkan saat ini koperasi atau UKM lebih berkembang. Seperti halnya, didirikan koperasi untuk simpan pinjam untuk usaha , atau Usaha Menengah Kebawah, masyarakat dapat meminjam uang atau dana kepada koperasi untuk modal usaha. Koperasi seperti ini pun juga banyak didirikan di kota besar.
Namun ada permasalahan yang sangat berpengaruh dalam koperasi yaitu masalah permodalan , masalah ini adalah salah satu masalah yang membuat koperasi menjadi tidak dominan, khususnya untuk koperasi yang memberikan layanan simpan pinjam uang (usaha) untuk masyarakat, modal atau dana yang ada tidak sebanding dengan dana yang dibutuhkan oleh masyarakat misalnya koperasi di pedesaan , mereka yang berpenghasilan rendah hanya mampu mengumpulkan modal yang rendah pula contoh,  jika masyarakat meminjam uang untuk mendirikan sebuah usaha dan  memutuskan untuk meminjam uang dikoperasi namun dirasa dana yang bisa dipinjamkan sangat kecil  sehingga masyarakat pun lebih memilik untuk meminjam uang di bank walaupun dengan bunga yang lebih tinggi tetapi dana pinjaman uang yang diterima  bisa lebih besar jauh dari dana koperasi sehingga usaha yang didirikan pun lebih besar.
Pemerintah pun sebenarnya memiliki peran dalam permodalan dana koperasi, pemerintah memang menyisihkan dana untuk disubsidikan kepada pemerintah namun subsidi tersebut tidak disebarkan untuk koperasi jangkauan luas. Dana tersebut lebih dirasakan oleh koperasi-koperasi yang berada di kota-kota besar dan  koperasi-koperasi milik instansi pemerintah yang lebih banyak koperasi nya bersifat tertutup , padahal jika dilihat dari jangkauannya koperasi di kota-kota kecil ataupun pedesaan yang justru lebih menjangkau sampai masyarakat luas. Padahal pemerintah pun bisa dikatakan masih memiliki kepedulian kepada koperasi  atau menganak emaskan koperasi, hanya saja aliran dana yang salah membuat koperasi tidak berjalan dengan semestinya. 
Disamping masalah permodalan atau dana koperasi , masalah Sumber Daya Manusia pun menjadi kendala untuk koperasi saat ini, banyak masyarakat yang sudah tidak ingin mendirikan koperasi dan menjalankannya. Mereka menganggap koperasi saat ini sudah dipandang sebelah mata , namun disisi lain seperti penjelasan diatas berdirinya sebuah koperasi menjadi suatu identitas yang keberadaanya sangat diperhitungkan.Koperasi saat ini dapat dikatakan kekurangan  Sumber Daya Manusia, banyak hal-hal yang membuat koperasi tidak di minati lagi oleh masyarakat bahkan Sumberdaya Manusia lokal pun enggan untuk  berpartisipasi dalam kegiatan koperasi , dengan adanya kondisi seperti ini menjadi pengurus koperasi pun bukan menjadi suatu pilihan utama, dan juga menjadi anggota atau pemberi dana kepada koperasi menjadi tidak diminati lagi. Kepengurusan koperasi pun menjadi pengaruh pula untuk perkembangan koperasi tersebut, jika pengurus koperasi menjalankan kegiatan dengan benar maka koperasi dapat berjalan dengan semestinya. Namun apabila pengurus koperasi bertindak “nakal” maka koperasi akan tidak berjalan baik.
Pada saat ini menurut saya, akses koperasi atau jaringan koperasi pun dirasa sangat sempit khusunya jaringan antara koperasi dengan akses perbankan. Dilihat dari sistem operasinya koperasi dianggap tertinggal atau tradisional, namun dengan tertinggalnya sistem operasi koperasi justru tidak ada bantuan atau upaya untuk membuat sistem koperasi menjadi lebih modern, seperti halnya sistem operasi keuangan koperasi tidak bisa dijangkau dengan akses perbankan. Sebagai contoh untuk masyarakat luas, bank tidak lagi memberikan jasa layanan untuk simpan pinjam dengan atas nama koperasi tetapi harus dengan cara simpan pinjam melakukan transaksi dengan satu nomer rekening dari salah satu anggota koperasi, dengan hal ini tentu masyarakat sulit untuk mengakses nya melalui akses perbankan.  Namun, disamping sulitnya akses koperasi untuk masyarakat luas, akses untuk koperasi tertutup justru lebih mudah mereka dapat merasakan hasil kegiatan koperasi. Seperti contoh, jika tiap bulan gaji pegawai dari rekeningnya mendapat potongan untuk dialokasikan ke koperasi di kantornya, pegawai tersebut mendapatkan hasil akumulasi jumlah potongan-potongan gajinya tiap bulan, pada saat pensiun nanti. Selain itu, ia pun dapat meminjam uang dan menyimpan uang dari koperasi dengan akses perbankan pada rekening pribadinnya.
Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh pemerintah dan pengurus koperasi diantaranya:
a)        Pendidikan dan Peningkatan Teknologi.
Pendidikan dan teknologi itu adalah satu kesatuan. Dalam hal ini, untuk meningkatkan  pendidikan dan teknologi adalah dengan cara memberikan penyuluhan kepada generasi muda yang akan memajukan koperasi. Bukan hanya pendidikan dalam koperasi, tetapi teknologi juga dapat mengembangkan koperasi menjadi lebih baik dengan cara mengikuti kemajuan teknologi yang terus berkembang. Dengan demikian koperasi tidak tertinggal dan manajemen koperasi menjadi jauh lebih baik lagi. Jadi pendidikan dan teknologi menjadi kunci kekuatan untuk meningkatkan koperasi.
b)       Merekrut pekerja-pekerja Indonesia yang berkualitas dan berpendidikan
Dengan pekerja yang berkualitas dan berpendidikan, kepengurusan manajemen koperasi akan jauh lebih terkendali. Kepengurusan koperasi sebelumnya harus mempunyai kriteria-kriteria yang layak untuk menjadi anggota koperasi, dengan demikian pengurus mempunyai tolak ukur untuk dapat mengurus koperasi dengan baik. Selain itu, pemerintah juga membantu koperasi dalam merekrut pekerja yang berkompeten.
c)        Mendirikan lembaga jaminan kredit bagi koperasi dan usaha kecil di daerah
Dengan hadirnya lembaga jaminan akan menjadi elemen terpenting untuk percepatan perkembangan koperasi di daerah. Dalam jangka panjang koperasi akan menumbuhkan kemandirian daerah untuk mengarahkan aliran dana di masing-masing daerah. Dalam jangka menengah koperasi juga perlu memikirkan asuransi para penabung.
d)       Meningkatkan daya jual koperasi dan melakukan sarana promosi
Seperti yang sudah saya katakan di atas dalam permasalahan koperasi bahwa koperasi memerlukan sarana promosi untuk mengekspose kegiatan usahanya agar dapat diketahui oleh masyarakat umum seperti badan usaha lainnya salah satu caranya dengan menyebarkan brosur dan membuat spanduk agar masyarakat mengetahuinya. Agar hasil promosi lebih maksimal pemerintah harus mensosialisasikan dengan cara terjun langsung ke lapangan. Dengan cara ini diharapkan dapat menarik investor untuk menanamkan modalnya di koperasi.
e)        Membenahi kondisi internal koperasi
Praktik-praktik operasional yang tidak efisien, mengandung kelemahan perlu dibenahi. Dominasi pengurus yang berlebihan dan tidak sesuai dengan proporsinya perlu dibatasi dengan adanya peraturan yang menutup celah penyimpangan koperasi. Penyimpangan-penyimpangan yang rawan dilakukan adalah pemanfaatan kepentingan koperasi untuk kepentingan pribadi, penyimpangan pengelolaan dana, maupun praktik-praktik KKN.

Hal yang dapat dilakukan Pemerintah adalah dengan cara merevisi ulang aturan dan konsep koperasi menjadi lebih modern lagi sehingga tidak ketinggalan zaman, karena konsep yang terdahulu sudah tidak sesuai dengan sistem perekonomian saat ini yang sangat maju terlebih lagi perkembangan teknologinya. Dengan adanya cara-cara tersebut diharapkan koperasi dapat bertumbuh dan berkembang seperti sediakala. Dapat lebih konsisten dalam menjalankan visi dan misi serta tujuan koperasi sehingga dapat memajukan koperasi Indonesia khususnya dalam membantu para petani-petani dalam mendapatkan barang-barang yang diperdagangkan di koperasi. Dengan harga yang lebih terjangkau dan kualitas yang tidak kalah dengan produk luar negeri, tentunya akan membuat koperasi mendapatkan laba atau keuntungan yang lebih besar dan dapat berkembang lebih dari tahun sebelum-sebelumnya.


http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi


Rabu, 04 Juni 2014

Kesenjangan sosial antara miskin dan kaya

Nama anggota kelompok :
-Mutiara Putri Rizki
-Nurdiana Putri Olivia
-Priska Gustina Pertami Putri
-Reza Hana Partiwi

1EB07


Kesenjangan sosial adalah suatu ketidakseimbangan sosial yang terjadi pada masyarakat, yang terjadi suatu perbedaan yang sangat mencolok. Dalam kesenjangan sosial ini terjadinya aspek yang sangat mencolok, contohnya saja aspek keadilan. Pada zaman sekarang ini keadilan sudah luntur dalam kehidupan masyarakat, banyak orang miskin yang semakin miskin dan orang kaya akan semakin kaya. Ketidak peduliaan ini dikarenakan adanya kesenjangan status yang terlalu mencolok, orang kaya terlalu memandang rendah kepada golongan bawah, perasaan jijik, tidak setingkat dengan mereka bahkan berfikir orang kalangan bawahtidak ada gunanya.
Indonesia merupakan negara yang besar, memiliki banyak kepulauan, berlimpah dalam hal hasil kekayaan alam, namun kesenjangan sosial masih terjadi di negara ini. banyak daerah-daerah yang letaknya terpencil dan terisolir dari keramaian membuat masih tidak merata nya gaya hidup, komunikasi ataupun bagaimana seseorang memandang arti kehidupan itu sendiri.
Dalam kenyataan disekitar kita, kesenjangan sosial banyak membawa dampak negative kepada masyarakat, mulai dari melemahnya wirausaha, terjadinya kriminalitas dan monopoli. Banyak nya masyarakat yang malas untuk memulai usaha, mempertahankan apa yang telah ia jalan kan dengan usaha nya karna selalu dianggap remeh oleh kalangan atas jadinya banyak masayarakat yang tidak melanjuti usahanya dan mengganggur, banyak nya masyarakat yang mengganggur maka kriminalitas meningkat . Menghalalkan segala cara untuk memenuhi kehidupannya yang beragam, disebabkan ketiadaan dana yang cukup serta kondisi sosial yang bermasalah. Masih banyak lagi dampak dari kesenjangan sosial tersebut. Banyak hal yang bisa dilakukan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dari pecahan kesenjangan sosial yang terjadi pada masyarakat.

Upaya-upaya yang harus dilakukan pemerintah untuk pemecah masalah kesenjangan sosial yang terjadi diindonesia :

Meminimalisir kkn dan memberantas korupsi
Salah satu cara untuk memecahkan masalah kesenjangan sosial ini dengan cara memberantas korupsi. Korupsi pada saat ini bukan hanya dikalangan masayarakat kecil lagi namun juga pemerintah sendiri banyak yang melakukan kesalahan ini. korupsi dimana-mana, seolah olah kasus korupsi oleh pemerintah ini tidak merugikan masyarakat luas. Dari sini lah, pemerintah harus nya lebih berbenah diri dengan apa yang mreka kerjakan, menindak lanjutkan dengan member hukuman yang tidak memandang orang itu seorang pejabat atau orang yang tidak punya, semua nya adil.

Pendidikan
Memberikan kesempatan kepada masyarakat miskin untuk mendapatkan pendidikan yang layak.Hal ini berkaitan dengan kualitas sumber daya manusia sehingga masyarakat yang tidak mampu tersebut dapat memperbaiki kualitas kehidupan di masa yang akan datang. Melakukan suatu program yang dijalani dengan serius dan memberikan sosialisasi tentang pentingnya pendidikan kepada orang tua si anak .

Lapangan pekerjaan
Pemerintah dapat menciptakan banyak lapangan pekerjaan. Karena walaupun kualitas sumber daya manusia sudah ditingkatkan tapi tidak ada lapangan  pekerjaan akan menimbulkan masalah baru yaitu meningkatnya angka pengangguran.Jika pemerintah tidak memperhatikan hal ini, dapat dipastikan akan mempertajam kesenjangan sosial.

Pemerataan Pembangunan
Pemerintah juga harus melakukan pemerataan pembangunan. Karena jika tidak ada infrastruktur yang mendukung terciptanya lapangan pekerjaan, maka yang akan terjadi adalah lapangan pekerjaan itu tidak akan ada.Jadi terciptanya lapangan kerja harus diimbangi dengan infrastruktur yang mendukung.


Dengan adanya upaya dalam penanganan dalam kesenjangan sosial ini di harapkan pemerintah dapat menindak lanjuti nya dengan serius dan dapat menerapkan apa yang diinginkan masyarakat luas.

kelebihan dan kekurangan saya (tugas tambahan softskill)

Kali ini saya akan menceritakan tentang kelebihan, kekurangan saya dan solusinya bagaimana saya dapat menjadi pribadi cemerlang yang bangga pada diri sendiri khususnya membanggakan keluarga.

Kelebihan pada diri saya tidak lah banyak namun menurut saya kelebihan yang paling saya ketahui adalah mudah bersosialisasi seperti mudahnya memiliki banyak temen itu adalah nilai plus dimata saya. Selayaknya manusia biasa saya juga memiliki kekurangan yaitu seperti kurangnya percaya diri, dan kekurangan saya selanjutnya adalah malas dalam belajar.
solusi untuk menjadi pribadi yang cemerlang yang bangga pada diri sendiri dan keluarga. Saya akan belajar semaksimal mungkin dan saya akan menumbuhkan kembali rasa percaya diri dalam diri saya. Lalu saya harus bisa mengapai impian saya yaitu lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan dan berkerja ditempat yang saya inginkan itu adalah hal yang paling saya banggakan dan keluarga pun pasti bangga.
 

Jumat, 30 Mei 2014

ARTIKEL PRIBADI

         Disini saya akan menceritakan tentang persahabatan saya semasa masih SMA, terlebih dahulu sebelum masuk ke cerita saya akan memperkenalkan diri. Nama saya Reza Hana Partiwi, dulu saya bersekolah di SMAN 105 jakarta.
        Waktu saya baru masuk sekolah kelas 1 SMA saya bingung mau masuk ekskul apa, lalu saya masuk ke ekskul KIR (Karya Ilmiah Remaja) setelah beberapa bulan saya masuk ke ekskul KIR saya kurang suka terhadap cara berorganisasinya. Lalu saya pindah ke ekskul yang baru yaitu Paskibra, mula-mulanya saya minder dengan anak yang lainnya karena tubuh saya yang besar atau 'bongsor'. Ternyata teman-teman saya tidak pernah mengejek bahkan mereka mendukung saya selalu untuk semangat, maka dari itu saya betah di ekskul saya yang baru ini karena sikap kekeluargaannya yang begitu terasa.

pada saat masih jadi junior
        Pada saat kami masih jadi junior banyak sekali suka mau pun duka yang kami lewati bersama. Seperti latihan,buka puasa bersama, jalan-jalan, dan sampai dihukum pun bareng-bareng. Pernah suatu hari salah satu dari kami tidak diperbolehkan datang latihan untuk mengikuti lomba pada esok hari oleh orang tuanya, dan pada saat itu senior kami mengharuskan kita kumpul 1 angkatan. lalu kami mensiasatinya dengan menjemput kawan kami yang bernama Galuh kerumahnya dan meminta izin kepada kedua orang tuanya untuk dipebolehkan latihan.


pada saat menjadi senior 
        Banyak rintangan dan cobaan yang kami lewati dari mulai menjadi junior dan sampai akhirnya menjadi senior. Banyak bekal yang kami terima dari para alumni-alumni, seperti kami diajarkan bagaimana menjadi pemimpin yang harus adil terhadap bawahannya. Dan yang selalu kami ingat kata-kata dari alumni adalah menjadi junior hanya satu kali tetapi menjadi senior sampai kapan pun.
lalu kami memberi nama persahabatan dengan sebutan "compass20" yaitu comunity paskibra angkatan 20.




reunian Paskibra SMAN 105 JKT angkatan.20
Pada akhirnya kami lulus dari sekolah menengah atas, dan ada beberapa orang dari kami melanjutkan
studynya ke luar kota. kami pun terpisah dalam menggapai cita-cita. meskipun terpisah dengan jarak yang begitu jauh kami menyempatkan waktu yang begitu bermanfaat untuk bertemu, walaupun waktunya begitu sedikit tetapi bisa mengobati rasa rindu saya yang teramat dalam kepada mereka semua. i love you compass20 :). ini lah sebagian kecil cerita persahabatan saya bersama teman-teman seperjuangan semasa SMA.

APA ITU SOFTSKILLS?



menurut saya softskills adalah kemampuan khusus yang dimiliki oleh setiap manusia. Saya beruntung sekali bisa mendapatkan pembelajaran tentang softskills didalam kelas seperti kerjasama yang baik dengan teman satu team, belajar bagaimana caranya berbicara yang baik dan benar didepan banyak orang, lalu belajar bersikap dan berinteraksi ke semua orang.

Dan softskills juga sangat penting bagi kita para mahasiswa-mahasiswa yang akan melanjutkan ke dunia kerja. Kenapa bisa dikatakan sangat penting? karena softskills itu sendiri kita bisa menumbuhkan rasa percaya diri dalam bersikap dan berbicara kepada atasan atau pun klien dalam dunia kerja.